Zulbahar : PDA Beda Sikap Dengan PAN, Golkar dan Nasdem Atas KIP Aceh Besar.

Adun Bahar, Kader Partai Daerah (PD) Aceh, Aceh Besar. (Foto : Istimewa)
Avertise With Us

ACEHAKTUAL.COM | Aceh Besar : Partai Damai Aceh (PDA) beda sikap dengan PAN, Golkar dan Nasdem atas proses penentuan komisioner KIP Aceh besar. 

Hal tersebut disampaikan oleh Zulbahar ketika ditemui oleh tim redaksi kami di salah satu warkop di Lambaro kaphe. Jumat, (29/6/2018).

ADS | Iklan DI Sini

“Perbedaan sikap ini didasari oleh keinginan PDA supaya komisioner KIP periode 2018-2022 dapat mengakomodir semua kepentingan, sehingga PDA berani berbeda sikap dalam koalisi putih,” ungkap Zulbahar.

Menurut Zulbahar, memang PDA bagian dalam koalisi putih saat memenangkan Mawardi-Waled, namun PDA tidak ingin terkesan otoriter dalam memimpin Aceh Besar. PDA sudah sepakat membangun kepemimpinan yang demokratis, adanya perubahan, tentunya kepemimpinan periode ini bisa lebih baik. 

“ Banyak hal yang kami pelajari pada periode Adun Mukhlis-Samsul Rizal yang baik menjadi pedoman kita. Namun kita lihat ada beberapa kebijakan saat ini yang buruk telah kita lakukan, tentunya tidak sejalan dengan cita-cita kita dulu, makanya kami berani berbeda sikap,” tutur Adun Bahar.

Pria yang pernah menjabat ketua sementara PDA Aceh Besar menambahkan, PDA telah melakukan musyawarah dalam menetapkan lima komisioner. 

Kelima komisioner itu di pilih secara bersama, termasuk di dalamnya PAN, Golkar dan Nasdem, maka tidak fair jika kemudian diluar paripurna terjadi penolakan. Ketiga partai ini adalah partai yang sudah cukup pengalaman, mestinya lebih dewasa dalam menentukan sikap bersama.

“Utamakanlah musyawarah saat penetapan di paripurna, jangan sampai ada voting, karena voting tidak menarik, apalagi  sampai  tidak hadir, inilah indikator kepemimpinan kita demokratis, “tutup Zulbahar.

ADS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here