Sebanyak 70 Peserta Ikuti Musabaqah Qiraatil Kutub.

Penulis : Fauzan

Avertise With Us

ACEHAKTUAL.COM | Aceh Besar : Sebanyak 70 orang peserta ikut Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) dan Fahmil Kutub (FK) antar dayah se Kabupaten Aceh Besar yang berlangsung selama 3 hari di Masjid Agung Al Munawwarah Kota Jantho, Aceh Besar.Selasa  (16/10/2018).

Peserta dari dayah-dayah yang tersebar di seluruh kecamatan di kabupaten Aceh Besar yang terbagi dalam beberapa cabang diantaranya cabang Ula, Wustha dan Ulya dibuka oleh Wakil Bupati Aceh Besar,  Tgk H Husaini A Wahab,

ADS | Iklan DI Sini

Wakil Bupati Aceh Besar Waled Husaini A Wahab, mengatakan, pemerintah sangat mendukung apa yang di lakukan Dinas Pendidikan dayah Aceh dengan kurikulum dayah akan sangat mendukung keberadaan dayah.

“Alhamdulillah ,dengan adanya perlombaan ini akan memberi semangat kepada para santri untuk lebih giat mempelajari dan memahami  menggali kitab kuning dan memahminya kitab kuning secara mendalam.”harapnya.

Waled Husaini sapaan akrab Wabup Aceh Besar mengharapkan kedepan semua dayah di kabupaten Aceh Besar dapat mengikuti perlombaan seperti ini sehingga Aceh Besar benar-benar menjadi Kabupaten para santri. 

Menurutnya, selama ini apa yang kerjakan oleh pimpinan dayah atau kebijakan di dayah masih banyak yang belum di informasikan dengan baik kepada pemerintah.

“Sebenarnya, bila semua pimpinan dayah ikut dilibatkan dalam hal pencegahan bahaya narkoba, tentu masalah ini segera selesai dan tidak akan mewabah seperti ini,” tandasnya.

Tahun ini, kata Waled, akan mengajak semua pimpinan dayah untuk sama-sama mensosialisasi bahaya narkoba bagi generasi muda, guna menyelamatkan generasi Aceh dari penyalahgunaan narkoba

Ketua panitia yang juga Kepala Pendidikan Daya Aceh Besar, Adi Darma SPd MPd, menyebutkan Musabaqah Qiraatil Kutub dan Fahmil Kutub ini merupakan agenda tahunan.  

Tujuan dari musabaqah ini kata Adi, untuk menjalin ukhuwah sesama santri dayah dan dan juga meningkatkan pemahaman sumber daya manusia santri tentang pembacaan kitab kuning serta menciptakan santri yang professional dalam memahami kitab kuning.

ADS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here