Menteri Agraria Serahkan Sertikat Tanah Kepada Warga Aceh Besar

Penulis : Fauzan

Menteri Agraria dan Tata Ruang /Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, Sofyan A Jalil menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah kepada Bupati Aceh BesarIrMawardi Ali di Meuligoe Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Rabu (13/3/2019). FOTO/ HUMASPEMKAB ACEHBESAR
Avertise With Us

ACEHAKTUAL. COM I Banda Aceh : Menteri Agraria dan Tata Ruang /Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, Sofyan A Jalil menyerahkan sertifikat tanah untuk masyarakat Kabupaten Aceh Besar.

Penyerahan setifikat tersebut berlangsung di Meuligoe Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Rabu (13/3/2019).

ADS | Iklan DI Sini

Penyerahan itu turut dihadiri Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali, Wakil Bupati Tgk H Husaini A Wahab, unsur Forkopimda Aceh Besar, Kakanwil BPN Aceh, Kepala BPN Aceh Besar Agusman, Kepala OPD.

Sofyan A Jalil dalam sambutannya mengatakan, Presiden RI, Joko Widodo sudah memerintahkan agar Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat penyertifikatan tanah wakaf serta aset-aset keagamaan.

Hal itu, penting agar siapa pun pemilik tanah memiliki sertifikat agar jelas dan sah haknya terhadap tanah tersebut.

“Sertifikat tanah bukanlah sekadar administrasi dan kelengkapan surat surat. Akan tetapi jauh lebih penting dari itu, Presiden ingin tanah wakaf serta aset keagamaan memiliki sertifikat sehingga berguna bagi masyarakat,” ujar Sofyan A Djalil.

Sofyan Djalil menyampaikan bahwa saat ini pemerintah sedang fokus menyelesaikan beberapa persoalan krusial diantaranya adalah persoalan sertifikasi tanah, karena masih ada 80 juta lebih tanah masyarakat yang harus diberi sertifikat.

“Ketika harga tanah mulai mahal, jika tidak punya sertifikat akan beresiko terjadinya sengketa, walau tanah wakaf sekalipun,” ungkap Putra kelahiran Alue Lhok Langsa tersebut.

Dihadapan Menteri ATR, Mawardi Ali mengatakan dengan adanya pembagian sertifikat ini baik untuk pemerintah, wakaf ini banyak yang dulunya di Aceh Besar ada sengketa-sengketa lahan atau sengketa batas gampong antar desa.

“Dengan adanya program PTSL diharapkan sengketa dapat diminimalisir dengan adanya program ini dan Kami berharap bapak menteri terus melanjutkan program ini terutama di Aceh Besar,” pungkas Mawardi Ali.

Sementara itu, Kepala BPN Aceh Besar, Agusman menambahkan saat ini pihaknya sedang melakukan pendaftaran tanah Sistematis yakni di sejumlah gampong dalam mukim Gani, KecamatanIngin Jaya dan gampong Lampuja serta gampong Lampuuk Kecamatan Darussalam.

 “Semoga masyarakat dapat berpartisipasi program berhasil nantinya,” demikian Agusman.

ADS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here