Ketua DPRA Tantang Pihak Yang Melemahkan Lembaga WN

Penulis : Fauzan

Avertise With Us

ACEHAKTUAL.COM I Banda Aceh –  Ketua DPR Aceh Muhammad Sulaiman, SE. M.S.M akan menantang orang yang  melemahkan keberadaan Lembaga Wali Nanggroe (WN) Aceh.

ADS | Iklan DI Sini

Menurut Sulaiman, hal ini dilakukan karena diduga ada yang terlibat dalam upaya melemahkan Lembaga WN.

“Seharusnya negara mengakui secara konstitusi lembaga ini dengan alasan adanya perjanjian MoU Helsinki,  mengingat Kekhususan Aceh itu, “tegas Mantan Panglima GAM Daerah Pasee ini, Kamis (14/3/2019).

Menurutnya, Lembaga WN adalah sebuah daerah keistimewaan dengan ke khususan diatur dalam Undang-Undang Pemerintah Aceh. 

Namun, jika ada pihak yang mencoba-coba untuk menghilangkan lembaga tersebut, maka yang di khawatirkan konflik Aceh ini akan terjadi lagi.

“Tentu kita tidak menginginkan demikian mengingat apa yang sudah di capai dalam proses perdamaian Aceh ini tidaklah mudah,” harapnya.

Dirinya juga menduga ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab ingin memperkeruh suasana Perdamaian di Aceh.

“Saya mencium ada sejumlah pihak yang mencoba meng rong-rong Lembaga Wali Nangroe. Dengan mempersoalkan pengangkatan dan pengukuhan Malik Mahmud Al- Haytar sebagai WN Aceh ke X.” ujarnya.

Dia mengingatkan pada semua pihak untuk bisa menahan diri. Apalagi, dalam beberapa minggu kedepan masyarakat akan melaksanakan kontestasi demokrasi yaitu Pemilu Serentak, 17 April 2019. 

Tentunya, menjelang Pemilu Serentak ini harus menciptakan suasana yang kondusif dan tidak proprokatif untuk menstabilkan suasana politik di Aceh.

“Kembali kami tegaskan bahwa pengangkatan Malik Mahmud Al Haytar sebagai WN Aceh sah secara hukum.”sebutnya.

Ditambahkan, bahwa pengangkatan itu sah secara hukum dan persoalan keuangan Wali Nanggroe sudah clear, Kenapa lagi dipersoalkan. 

“Jangan begitulah, mengapa sebagian orang, susah melihat Aceh aman jadi senang melihat Aceh susah,” ujarnya.

Dia menegaskan, DPR Aceh sudah menyelesaikan tugasnya dengan mengukuhkan Tgk. Malik Mahmud Al Haytar sebagai Wali Nanggroe dalam sidang istemewa DPR Aceh,  

“Pada pihak yang masih mempersoalkan Malik Mahmud Al Haytar, Marilah kita membangun dan merawat perdamaian Aceh bersama-sama.”demikian Sulaiman. (ADV)

ADS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here