TKN: Jokowi akan Mulai Kampanye Terbuka dari Banten

detikNews

DETIK
Avertise With Us

ACEHAKTUAL.COM I Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengatakan Jokowi-Ma’ruf akan berkampanye terbuka di seluruh provinsi di Indonesia. Namun titik awal kampanye keduanya disebut akan dimulai dari Banten.

“Semua sih, ada yang bareng, ada juga yang terpisah. Tetapi akan mencakup seluruh provinsi yang ada di Indonesia. (Titik awal) nanti kita masih lihatlah. Awal mungkin di Banten, berdua,” kata Wakil Ketua TKN Rosan Roeslani di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

ADS | Iklan DI Sini

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, sebelumnya mengatakan Jokowi akan melakukan kampanye di Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta masing-masing 7 kali untuk meraup suara lebih banyak di ketiga wilayah tersebut. Rosan pun mempertanyakan mengapa Andre seolah lebih tahu daripada TKN.

“Saya juga bingung Andre bisa lebih tahu daripada TKN. Kita lihatlah, karena kan ini sangat fluid, ya, nggak bisa dipaksakan, ‘oh ini di sini, di sini’. Tentu sangat fluid sekali dan tentu kita akan lihat mana yang akan terus kita sempurnakan dan mana yang kelihatannya harus kita maintain agar lebih baik,” ujarnya.

Rosan tak menampik jika dikatakan bahwa Jawa Barat akan menjadi perhatian timnya. Namun ia menyatakan provinsi lain juga akan dikunjungi.

“Di Jawa Barat, kan memang paling banyak di Jawa Barat suara pemilih. Tentunya perhatiannya akan banyak di situ. Tapi provinsi lain semua akan dikunjungi. Nanti Papua juga akan dikunjungi,” jelas Rosan.

“Ya jelas Jawa Barat suaranya paling tebal, paling banyak dari seluruh provinsi di Indonesia. Ya jelaslah akan terus ke Jawa Barat. Jadi kita kan juga ya tentunya dalam kampanye terbuka ini akan keliling juga secara merata dan tentunya kantong-kantong suara yang makin tebal juga akan kita perhatikan juga, lebih dalam lagi,” pungkasnya.
(azr/imk)

ADS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here