Aceh Besar launching SIMANTAB

Penulis : Fauzan

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali bersama Sekdakab Drs IskandarMSi dan sejumlah Kepala OPD melakukan launching Sistem Informasi Manajemen Aset Aceh Besar (SIMANTAB) yang berlangsung di aula Seni Budaya, Gedung ISBI Aceh, Kota Jantho, Rabu (10/4/2019). FOTO/ HUMAS PEMKAB ACEH BESAR
Avertise With Us

ACEHAKTUAL.COM I Banda Aceh : Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali melakukan launching Sistem Informasi Manajemen Aset Aceh Besar (SIMANTAB) yang berlangsung di aula Seni Budaya, Gedung ISBI Aceh, Kota Jantho, Rabu (10/4/2019).

Mawardi menegaskan bahwa melalui sistem informasi SIMANTAB yang terpadu ini pelaporannya terintegrasi yang nantinya semua aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar ini penggunaan tepat, pengelolaannya juga tepat, kalau ada ganti rugi dan pelepasan  juga harus jelas.

ADS | Iklan DI Sini

Mantan anggota DPRA ini juga meminta kepada Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) agar semua aset Pemkab ditertibkan, seandainya ada aset yang tidak layak lagi atau yang dapat menghabiskan banyak biaya perawatan itu dapat dilepaskan atau dilelang supaya tidak saja supaya tidak membebani APBK.

 “Aceh Besar memiliki banyak aset yang harus dijaga,  baik itu aset tidak bergerak seperti jalan, bangunan, jembatan, juga aset  bergerak seperti mobil, alat pertanian, alat berat dan berbagai jenis aset bergerak lainnya,” ungkap Mawardi

Ia meminta agar dalam penertiban aset untuk menterjemahkan surat Menteri Dalam Negeri terkait aset dengan Keputusan Bupati, agar nantinya siapa saja yang berhak menggunakan aset milik pemerintah sepeti Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRK, para kepala OPD dan lainnya.

Untuk itu, jika yang tidak berhak menggunakan dapat ditarik kembali ke Pemkab, namun harus ada kebijakan terlebih dahulu, ini semua adalah perintah dari BPK RI supaya ada ketertiban aset yang di miliki Pemerintah.

“Kedepan kebijakan Pemkan Aceh Besar, semua aset pemerintah harus di kelola secara bisnis, dikelola secara perusahaan daerah, supaya aset aset ini berdaya guna, bermanfaat ada nilai tambah,” tandas Mawardi.

Terkait penertiban aset tersebut, Ia juga sudah memerintahkan kepada Sekda, BPKD, Bagian Hukum dalam waktu dekat ini sudah ada Surat Keputusan Bupati tentang penggunaan aset daerah termasuk mobil, kalau itu mobil operasional agar ditempelkan stikernya, supaya penggunaan betul-betul tepat sasaran.

“Dalam waktu dekat ini kita akan menarik semua aset bergerak Pemkab untuk dikumpulkan terlebih dahulu, kemudian akan diberikan kembali kepada yang berhak menggunakan sesuai dengan SK Bupati,” jelasnya lagi.

ADS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here