Semarak Itiqaf dan Qiamul Lail Di Mesjid Sekitar Banda Aceh

Penulis : Agus Fajri

Suasana malam pertama itiqaf dan qiamul lail di Mesjid Al Furqan Gampong Beurawe, Kuta Alam, Banda Aceh. (Foto : Agus)
Avertise With Us

ACEHAKTUAL.COM | Banda Aceh,- Minggu (26/5/2019) Puasa di Aceh indentik dengan ibadah malam shalat Tarawih. Sedangkan Itiqaf pada 10 hari terakhir bukanlah hal yang lumrah dilakukan. Demikian juga ibadah lain seperti qiamul lail juga bukan suatu hal yang populer. Adalah tadarus alquran, jenis kegiatan lain guna menghidupkan bulan ramadhan.

Namun situasi belakangan berubah. Terutama di kota Banda Aceh. Ibadah malam selain tadarus dan tarawih, orang mulai dekat dengan istilah Qiamul Lail. Memiliki pengertian sebagai ibadah malam berupa salat sunat sebanyak delapan rakaat di duapertiga malam. Dilakukan secara berjamaah di mesjid-mesjid.

ADS | Iklan DI Sini

Awal mulanya hanya beberapa mesjid yang rutin melaksanakan selama beberapa tahun terakhir. Kemudian Sekarang mulai merambah ke banyak mesjid. Suasana sepuluh malam terakhir Ramadhan menjadi lebih semarak. Setelah istirahat sejenak, jam dua pagi waktu kota Banda Aceh (WIB) orang kembali mulai berbondong-bondong ke mesjid.

Ada mesjid yang menargetkan 1 juz satu malam, namun ada juga yang tiga juz. Dengan demikian selama sepuluh akhir bisa menyelesaikan 3 kali khatam Alquran jika tidak pernah absent untuk ikut. Imam-iman yang hafidz diundang secara khusus agar menjadi imam shalat.

Bahkan ada yang mendatangkan imam khusus dari Timur Tengah. Hal tersebut menjadi daya tarik sendiri bagi jamaah ketika menentukan pilihan hendak mengambil Qiamul Lail di mesjid mana. Seolah Mesjid seperti berlomba-lomba memberikan fasilitas terbaiknya untuk jamaah yang hendak ikut melaksanakan ibadah salat malam tersebut.

Kemudian ada juga Mesjid-mesjid yang memfasilitasi Ibadah Itiqaf. Itiqaf adalah kegiatan berdiam dalam mesjid. Pada dasarnya ketika memasuki mesjid dan berniat itiqaf, maka akan dihitung pahala itiqaf. Namun pada sepuluh akhir ramadhan, Rasulullah sendiri memperbanyak waktu beliau beritiqaf di dalam mesjid.

Hal ini pula yang mulai digandrungi kalangan masyarakat di Aceh, Khususnya kota Banda Aceh. Ada Mesjid yang memfasilitasi itiqaf penuh. Bahkan ada yang mefasilitasi untuk sahur, baik itu gratis maupun berbayar. BKM dan Remaja Mesjid siap sedia menjadi panitia ibadah dengan mudahkan keperluan jamaah. Terutama pada malam sepuluh terakhir bulan Ramadhan.

Semuanya mengharap keberkahan dari bulan Ramadhan. Kini Qiamul Lail dan juga itiqaf adalah ibadah sunnah yang telah menjadi tradisi baru menyertai ibadah taraweh dan juga tadarus dibulan ramadhan. Menghidupkan malam-malam dibulan Ramadhan dengan hal yang dapat mengundang Ridho dan keberkahan dari Allah.

ADS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here