Cegah Kebakaran Hutan, Forkopimda Aceh Buat Seruan Bersama

Penulis : Fauzan

Avertise With Us

ACEHAKTUAL.COM I Banda Aceh – Mencegah maraknya kebakaran hutan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh dengan ini menghimbau dan mengingatkan kepada seluruh pihak agar melakukan upaya-upaya pencegahan dan penegakan kan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan.

Seruan bersama dengan nomor : 360/1894/2019 tentang pencegahan dan penegakan hukum di tandatangani, Plt. Gubernur Aceh Ir. Nova iriansyah, Pangdam Iskandar Muda, Mayjend TNI teguh Arief Indratmoko,  Kapolda Aceh Irjen Pol.Drs. Rio S. Djambak, dan Kajai Aceh, Irdam SH,MH.

ADS | Iklan DI Sini

Adapun seruan tersebut yaitu:

1. Agar aparat penegakan hukum melaksanakan penegakan hukum sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku bagi pembakaran hutan dan lahan.

2. Para Bupati dan Walikota agar mengintensifkan pengendalian kebakaran hutan dan lahan dengan mengutamakan kegiatan pencegahan dan kebakaran hutan dan lahan bailk han, sosialisasi, kampanye, fasilitasi masyarakat dan mengambil langkah-langkah yang tepat dan melaporkan kejadian kebakaran hutan dan lahan serta potensi kekeringan di wilayah masing-masing kepada Gubernur Aceh pada kesempatan pertama dengan mengacu dan sejalan kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Pusat.

3. Para Bupati/Walikota agar imengkoordinasikan semua potensi daerah sebagai persiapan pengendalian kebakaran hutan dan lahan serta meningkatkan koordinasi antar pihak baik dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten/Kota, TNPOLRI, Lembaga Swadaya Masyarakat, Swasta dan Masyarakat dalara pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

4. Agar Kepala Satuan Pengelola Hutan (KPH) melakukan cek lapangan (groundcheck) titik panas hotspot secara rutin dan sesegera mungkin untuk memastikan pencegahan kejadian kebakaran hutan dan lahan untuk dilakukan pemadaman dini.

5. BPBD, KPH, TNUPOLRI agar mengantisipasi kejadian kebakaran hutan dan lahan sedini mungkin dengan menggerakkan seluruh jajaran sampai tingkat desa, mengaktifßkan pengawasan terhadap indikasi kejadian kebakaran hutan dan lahan, melakukan patroli intensif pada daerah rawan kebakaran hutan dan lahan serta segera memadamkannya apabila kebakaran.

6. Semua pihak memastikan semua sarana prasarana penanganan kebakaran hutan dan lahan untuk kebutuhan pemadaman dalam koadisi siap pakai.

7. Perusahaan-perusahaan perkebunan agar melakukan upaya-upaya pencegahan dan peningkatan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan baik di lingkungan perusahaan maupun di lingkungan masyarakat sekitar

8 Apabila orang perorangan atau kelompok orang dan atau Badan Hukum secara sengaja dan atau karena kelalaiannya menyebabkan dan atau melakukan kegiatan pembakaran hutan dan lahan akan dikenakan sanksi pidana maksimal 15 (lima belas) tahun penjara dan denda hingga 10 milyar rupiah sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan

. 9. Demikian Himbauan ini kami keluarkan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya, terima kasih

ADS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here