FSLDK Gelar Aksi Gerakan Menutup Aurat Se Indonesia.

0
196
Koordinator aksi Gerakan Menutup Aurat (Gemar) Andika Saputra.
ADS_Area

acehaktual.com | Banda Aceh- Ahad (18/2/2018) Gabungan ORMAWA, Komunitas dan OKP lainnya mengadakan Gerakan Menutup Aurat. Dalam acara tersebut mereka melakukan orasi, longmarch, freezemob serya bagi-bagi logistik seperti kaos kaki, manset , bros, jilbab dan sejenisnya.(18/02/2018)

Peserta aksi Gerakan Menutup Aurat (Gemar) (Foto : Andika)

Kegiatan yang tersebut dipelopori oleh FSLDK  dilaksanakan di beberapa lokasi seperti Simpang Jamboe Tape, lapangan Blang Padang dan Masjid Raya Banda Aceh.

ADS_IMAGE

Adapun berbagai lembaga yang turut bergabung diantaranya LDK Fosma Unsyiah, LDF se-Unsyiah, LDK Ar-Risalah UIN Ar-Raniry, LDK Fosil U’budyah, LDK Safinatunnajah Poltekkes, KAMMI, KAPMI, QAF UIN Ar-Raniry, Ldf Baitu Mudarris At-Tarbawi, LDF ISC Al-Fatih, Az-zhilal, LDF ILC, LDF Almahira, IPPEMTEPSEL, Garuda Keadilan Aceh (GK Aceh), PP Bem Unsyiah, One Day One Juz (ODOJ) Aceh, RQA, Muslimah Aceh Fillah (MAF), KAMMI UIN Ar-Raniry,Keputrian Ukm UIN Ar-Raniry, Keputrian pendidikan kimia UIN Ar-Raniry, Keputrian MTK UIN Ar-Raniry, Keputrian PAI UIN Ar-Raniry dan KAMMI Unsyiah.

Orasi peserta Gerakan Menutup Aurat (Foto : Istimewa)

Kegiatan tersebut juga disambut positif oleh kalangan masyarakat Banda Aceh, dikarenakan kegiatan ini sangat bermanfaat. Khususnya masyarakat kota Banda Aceh. Hal tersebut dikarenakan upaya untuk melestarikan budaya Islam dalam berbusana.

Peserta Gemar membagikan atribut pakaian syar’i kepada setiap warga yang melintas

Andika Saputra selaku Ketua Umum Puskomda FSLDK Aceh menyatakan bahwa Gerakan menutup aurat yang familiar dengan kata GEMAR merupakan salah satu agenda tahunan yang dilaksanakan oleh seluruh LDK Se-Indonesia. Di bawah arahan Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Pusat.

Kegiatan ini merupakan bentuk penolakan dari Valentine Day. Banyak pihak yang menyadari bahwa kegiatan tersebut berlawanan dengan nilai-nilai islam.  Kemudian kami berinisiasi menyuarakan nilai positif pada tanggal 14 Februari yang bertepatan dengan Valentine Day. Dari Sana ide membuat peringatan Hari Menutup Aurat Sedunia lahir. Lalu muncullah Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) yang diadakan setiap tahunnya.

Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat menjadi pengingat bagi kita semua akan kewajiban kita sebagai Muslim dan Muslimah untuk senantiasa menutup aurat dengan pakaian yang syar’i, semoga Aceh lebih bermartabat dengan menutup Aurat.

Dalam pers rilisnya (18/02/2018k Andika Saputra selaku Korlap juga mengatakan bahwa, peserta aksi yang jumlahnya mencapai 500 orang. Semua berkumpul di Simpang Jambo Tape pada pukul 07.00 Wib. Kemudian dilanjutkan dengan bagi2 atribut seperti kaus kaki, jilbab dan atribut untuk menutup aurat lainnya pada acara Car Free Day.

Setelah bagi-bagi atribut, semua peserta GEMAR melanjutkan kegiatan Longmarch dari Simpang lima Banda Aceh menuju Blang Padang berakhir sampai ke depan Mesjid Raya Baiturrahman.

Acara tersebut juga diisi dengan orasi oleh akhwat (wanita) perwakilan setiap organisasi. Semua rangkaian agenda GEMAR selesai pada pukul 10.00 WIB dan ditutup dengan agenda foto bersama.

Alhamdulillahkegiatan tersebut berjalan dengan lancar mulai dari orasi sampai bagi bagi logistik. semua itu dapat terlaksana berkat dukungan semua pihak; tambah Andika Saputra.

Andika berharap acara seperti ini perlu dilakukan secara berkesinambungan, sehingga syari’at Islam yang telah ada di Aceh bisa ditegakkan secara Kaffah. Kita Ingin kelak Aceh yang kita cintai ini dapat menjadi panutan bagi seluruh wilayah di Indonesia.

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here