Rais Salju Penyiar Radio dan Pelantun Nasyid Dari Aceh Besar

0
312
Rais Salju Penyiar dan juga Pelantun nasyid (foto : Istimewa)
ADS_Area

Penulis : Agus

Dalam kesempatan Kali ini, kita akan membahas sosok Rais Sa’adi atau yang lebih dikenal dengan Rais Salju. Pria yang bertempat tinggal di Aceh Besar tersebut sangat inspiratif.

ADS_IMAGE

Bagi kawula yang suka dengar radio pastinya tidak asing dengan sosok ini. Pria berkulit hitam manis ini telah mengudara sebagai penyiar radio sejak 2007. Selain itu dia juga penyanyi tembang pada genre Nasyid.

Kisah jatuh bangun dalam usaha menjadi penyiar dan memajukan musik nasyid patut diancungi jempol. Sosok yang memulai karirnya menyiar pada tahun 2006 sempat ditolak ketika melamar ke radio.

Tahun 2007 menjadi awal karir sebagai radio announcer. Mendapat kesempatan siaran di radio Seulaweut FM. Saat itu seulaweut merupakan radio komunitas yang memfokuskan diri pada siaran islami dan inspiratif serta menyiarkan tembang islami pada genre Nasyid maupun qasidah; kenangnya.

Akhirnya pada tahun 2009 ditawarkan until menjadi penyiar di RRI (Radio Republik Indonesia) membuat karirnya makin mantap mengudara. Sampai sekarang masih mantap bersama RRI dan memegang program siaran islami; imbuh sosok ayah muda ini.

Saat disinggung terkait dunia tarik suara, dengan senyum Rais mengaku punya kisah panjang terkait ketertarikannya dalam dunia tersebut. Pria yang suka dengan genre nasyid dan slow rock ini sudah mulai tertarik semenjak masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MIN) Negeri.

Terjun ke dunia tarik suara pada genre Nasyid pada tahun 2000. Perjuangan mempopulerkan nasyid sangat panjang. Penuh dengan suka cita perjuangan; kenang Rais Salju.

Nasyid ini ini genrenya memiliki penggemar dikalangan yang sangat terbatas saat itu. Saya sendiri tertarik dengan nasyid karena punya cirikhas khusus dibanding genre lain. Pendekatanya lagu sebagai nasehat dan sarana melembutkan hati serta mengingatkan manusia kepada tuhan. Jadi sangat khusus Dan karakter religinya sangat kuat; terangnya.

Saya dan beberapa teman membentuk grup vokal. Kita menyanyi acapela (Tanpa iringan musik). Grup ini merupakan awal dari Grup Vokal Salju. Nama Salju yang tertabal dibelakang nama Rais ada karena Grup Nasyid ini. Saat itu cukup terkenal dan sering di undang untuk mengisi acara pada kalangan penikmat nasyid di banda Aceh; terang Rais.

Sekarang Rais bergabung ke Tim Nasyid Ukhuwah. Masih semangat memajukan industri musik bergenre Nasyid. Menurutnya musik bukan hanya soal irama dan nada, namun harus Ada pemaknaan dalam setiap bait liriknya. Namun pria ini tersenyum saat ditanya soal apakah punya niat menjadi penulis lagu atau produser musik nasyid. Suatu saat nanti mungkin ; jawabnya penuh harap.

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here