Rumah Pemimpin Muda Sebut Puisi Ibu Indonesia Tidak Pancasilais

Penulis Agus

0
109
Rais Sa'adi, Founder Rumah Pemimpin Muda. Foto : Rais
ADS_Area

ACEHAKTUAL.COM| Banda Aceh : Founder Rumah Pemimpin Muda, Rais Sa’adi menyesali sikap tidak pancasilais yang tercermin dalam Puisi berjudul Ibu Indonesia.

“Sangat disayangkan, Sukmawati yang notabenenya putri seorang proklamator Kemerdekaan ternyata tidak begitu memahami arti dari nilai-nila yang terkandung dalam butir pancasila”; sebut Rais Sa’adi kepada ACEHAKTUAL.COM, Rabu (4/4/2018)

ADS_IMAGE

Puisi telah melecehkan sila pertama yaitu tentang Ketuhanan Yang Maha Esa. Bahkan menurutnya puisi tersebut telah menodai undang-undang dasar Negara Republik Indonesia. Pengarang perlu belajar lagi soal Pancasila dan Konstitusi dasar negara kita.

Sudah jelas dalam Pasal 28 ayat 1 disebutkan “Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.” terang Rais sambil mengutip salah satu pasal Undang-Undang Dasar.

Sementara itu terangnya; di pasal 29 ayat 2 “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Sukmawati perlu lebih banyak belajar sejarah bahwa negeri ini merdeka dengan pekik takbir, ulama sebagai obornya, saat perang kemerdekan umat islam berjuang sebagai ujung tombak dan pondasi kemerdekaan bangsa.

“Pesan saya, janganlah berbuat yang macam-macam sampai mencederai kehidupan berbangsa dan bernegara. Jangan memancing orang untuk marah, dan mengulang seperti apa yang dilakukan oleh ahok dahulu. Sudah cukuplah publik figur berbuat yang demikian. tegas Rais.

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here