Cek Gu Patani Belajar Tentang Pendidikan Aceh

Penulis : Fauzan

0
93
ADS_Area

ACEHAKTUAL.COM | Banda Aceh : Banda Aceh : ACSTF memfasilitasi kehadiran rombongan “ Institute of Teacher For Peace” dari Patani ke Aceh, 24-28 April 2018 yang berjumlah 44 orang untuk belajar pendidikan di Aceh.

Rangkaian kegiatan selama di Aceh adalah mengadakan pertemuan dengan Dinas Pendidikan Aceh, Majelis Pendidikan Daerah Aceh, FKIP Unsyiah, UIN Ar-Raniry, Pesantren Oemar Diyan, serta Dayah Krueng Kale. Disela-sela kegiatan formal, rombongan juga di ajak berkunjung ke tempat wisata Tsunami.

ADS_IMAGE

Menurut koordinator Patani Center, Maulidia, Senin. (30/4/2018) mengatakan, tujuan dari kunjungan ke Aceh adalah untuk belajar kemampuan rakyat Aceh dalam membangun kembali pendidikan generasinya setelah berakhir konflik dan bencana tsunami.

“Kami sengaja memilih Aceh sebagai tujuan studi banding karena Aceh memiliki kemiripan dalam banyak segi. Jadi kami ingin mengetahui bagaimana kurikulum lokal yang diterapkan di Aceh. Selain itu kami ingin mendiskusikan upaya apa yang pernah ditempuh dalam memajukan kualitas pendidikan di masa konflik” , ujarnya.

Maulidia melanjutkan, rombongan sangat antusias mendapat kesempatan untuk dapat berkunjung ke Universitas Syiah Kuala dan ke Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Di Unsyiah rombongan memperoleh pengetahuan baru terkait skill pedagogik,”.

Sementara di UIN Ar-Raniry para rombongan berbincang-bincang langsung dengan Prof. Farid Wadji. “Beliau mengatakan setiap tahun UIN Ar-Raniry memberikan beasiswa untuk 5 (lima) mahasiswa asal Patani dan saat ini juga tersedia beasiswa Darmasiswa untuk belajar bahasa dan budaya selama 1 (satu) tahun di UIN Ar-Raniry, tegas Lidia.

Rombongan juga berkunjung ke Dinas Pendidikan Aceh pada tanggal 26 April 2018 disambut langsung oleh Kabid GTK dan Staf Ahli pendidikan Aceh yang sekaligus menjabat sebagai wakil Majelis Pendidikan Aceh Azwar Thaib.

Sedangkan Juanda Djamal, salah seorang pengurus ACSTF menjelaskan,” Selama ini kita terus mempromosikan pengalaman Aceh dalam menyelesaikan konflik dan bencana alam di negara-negara yang masih dilanda oleh konflik bersenjata seperti Thailand dan Filipina. Program ini kita jalankan, supaya kita juga mendapatkan feedback mereka untuk memperkuatkan perdamaian Aceh sendiri”.

“ACSTF melalui unit Patani Center, telah aktif terlibat berkolaborasi di Patani sejak tahun 2011 yang bekerjasama dengan Peace Unit Universitas Sains Malaysia, “tutup Juanda.

 

 

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here