Aceh Tawarkan Kemudahan Investasi di KEK Arun ke Investor India

Penulis : Fauzan

0
77
ADS_Area

ACEHAKTUAL.COM | Banda Aceh : Pemerintah Aceh menawarkan kemudahan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus  Arun Lhokseumawe kepada delegasi India yang dipimpin langsung oleh Duta Besar India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat, Senin (9/7/2018).

Aulia Sofyan, selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu menjanjikan kemudahan izin investasi kepada pihak yang berkomitmen untk berinvestasi minimal sebesar Rp1 triliun dan serapan tenaga kerja minimal 1000 orang, maka akan diberi kemudahan izin hanya dalam 3 jam.

ADS_IMAGE

Sementara itu, Sekretaris Daerah Aceh Drs Dermawan MM, dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa dalam bidang perdagangan, Aceh dan India memiliki hubungan yang sangat baik. Bahkan, saat ini India merupakan tujuan utama terbesar Aceh untuk komoditi non migas.

“Sepanjang Januari-Maret ekspor non migas Aceh ke India tercatat senilai 12,88 juta dolar AS, disusul Thailand 7,72 juta dolar AS, Tiongkok 6,67 juta dolar AS, Vietnam 1,72 juta dolar AS, dan Malaysia senilai 456 ribu dolar AS,” ungkap Sekda.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menyampaikan rasa terima kasih masyarakat Aceh kepada Pemerintah India atas dukungan yang baik selama ini.

Sekda juga menjelaskan, hubungan Aceh dan India sudah terjalin jauh sebelum Indonesia berkembang saat ini karena secara geografis kedua wilayah sangat berdekatan. 

Tidak heran jika budaya yang berkembang di Aceh juga banyak yang memiliki kesamaan dengan budaya India. Termasuk jenis makanan, ragam seni, peradaban Islam dan beberapa hal lainnya.

Belum lama ini, Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri India Narendra Modi telah menandatangani kesepakatan Shared Vision of India-Indonesia Maritime Cooperation in the Indo-Pacific terkait kerjasama membangun hubungan kedua negara dalam bidang maritim.

“Secara maritim, hubungan Indonesia dan India sangatlah dekat. Oleh sebab itu, alangkah lebih baiknya kalau shared vision tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk peningkatan konektivitas antar wilayah,” kata Sekda.

Sekda menambahkan, faktor kedekatan ini dapat pula dimanfaatkan untuk pengembangan investasi dan pengelolaan Kawasan Perdagangan bebas Pelabuhan Sabang, karena lokasinya yang sangat strategis di antara kedua negara.

Dalam sambutannya, Sekda juga memaparkan beberapa sektor usaha yang menarik dikembangkan di wilayah Sabang, antara lain Pariwisata, Perikanan, dan Pengembangan Pelabuhan.

Sekda meyakini, jika kalangan dunia usaha India mau berinvestasi di wilayah Sabang, maka kawasan tersebut dapat menjelma menjadi kawasan sebagai lokasi bisnis yang strategis.

Sebelumnya, Sekda juga menerima kunjungan Konsulat Jenderal Turki Herry Sudrajat dan rombongan dan rombongan di ruang kerjanya. Sama dengan Dubes India, kehadiran Herry dan rombongan adalah untuk membicarakan sejumlah peluang investasi di Aceh.

 

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here