BPBA Lakukan Sinulasi Gempa Dan Tsunami Di Pulo Aceh.

Penulis : Fauzan

0
108
ADS_Area

ACEHAKTUAL.COM | Banda Aceh : Badan Penanggulangan Bencana Aceh meakujan Simulasi Gempa dan Tsunami di Go. Dedap, Pulo Aceh. Rabu. (1/8/2018).

Peserta simulasi ini berjumlah 495 orang yang terdiri dari 360 peserta diantaranya, dari perwakilan warga masyarakat, guru, 4 BPBA, BPBD,  Basarnas, PMI Aceh, Polsek Pulo Aceh, Koramil, Forum PRB Aceh, Rapi Aceh Besar dan PMI Aceh Besar.  

ADS_IMAGE

Simulasi yang melibatkan 5 desa yakni Desa Lamteng, Desa Deudap, Desa Pasi Janeng, Desa Rabo dan Desa Alue Reunyeng ini sebelumnya dilakukan beberapa tahap persiapan antara lain melakukan Rapat Pemantapan dan juga Geladi Bersih Simulasi yang dilakukan kemarin (31/7) yang dihadiri Muspika dan Para Geuchik.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Pelaksana harian Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBA, Bobby Syahputra, SE, M. Si mengatakan simulasi dilakukan sesuai dengan skenario yang telah disusun dan disepakati bersama dalam rapat pemantapan dan geladi bersih kemarin.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBA Teuku Ahmad Dadek, SH selaku inspektur upacara dalam Simulasi tersebut mengatakan tujuan Simulasi adalah untuk membiasakan masyarakat agar selalu siap siaga terhadap bencana, sehingga simulasi dan latihan bersama dalam penanggulangan bencana ini sangat perlu. 

“Manfaat yang diharapkan dari simulasi ini tidak hanya akan dirasakan oleh masyarakat, namun juga oleh instansi pemerintah yang terlibat langsung dalam penanggulangan bencana, sebagai bahan mengevaluasi dalam memperbaiki prosedur operasi standar yang digunakan” ujar Dadek.

Kalak BPBA berharap kepada seluruh peserta untuk menghadirkan kejadian 2004 yang lalu dan berpikir jika terjadi lagi gempa dan tsunami di masa yang akan datang tahu apa yang harus dilakukan. 

Dadek juga minta kepada aparat desa dan camat untuk menggunakan dana desa untuk melanjutkan program simulasi dan kepentingan kesiap siagaan bencana lainnya seperti membeli alat radio, dapur umum dll.

Selain itu  Dadek menekankan bahwa hal paling penting yang perlu dipahami adalah bagaimana melakukan penyelamatan diri secara mandiri ketika suatu bencana yang tidak diharapkan.

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here