Ketua Fraksi PKS Kota Banda Aceh : Pahlawan Nasional Dari Aceh

Penulis : Agus Fajri

0
61
ADS_Area

ACEHAKTUAL.COM | Banda Aceh,- Di Indonesia setiap tanggal 10 November di peringati sebagai hari Pahlawan. Hari tersebut telah ditetatapkan menjadi hari nasional yang tidak diliburkan oleh pemerintah Indonesia. Bermula dari memperingati Pertempuran Arek-Arek Surabaya yang terjadi pada tahun 1945, di mana para tentara dan milisi indonesia yang pro-kemerdekaan berperang melawan tentara Britania Raya dan Belanda yang merupakan bagian dari Revolusi Nasional Indonesia.

ADS_IMAGE

Hari nasional ini ditetapkan melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959. Disamping itu, setiap tahunnya akan ada penganugerahan terhadap para pahlawan nasional yang baru bagi mereka yang dianggap  memiliki kiprah sebagai tokoh yang berperan mengusir penjajahan di bumi Nusantara. Penghargaan juga diberikan kepada mereka memiliki peran dalam menjaga keutuhan NKRI pada awal-awal kemerdekaan Indonesia.

Di tahun 2019 ada enam tokoh bangsa yang mendapat anugerah gelar Pahlawan Nasional; berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 120/TK/Tahun 2019 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional tertanggal 7 November 2018 itu yaitu, Abdul Kahar Mudzakkir, tokoh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)/Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI);Alexander Andries (AA) Maramis, Menteri Keuangan pertama Republik Indonesia; KH Masjkur, tokoh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Rohana Kudus, aktivis sekaligus jurnalis asal Kota Gadang, Sumatera Barat; Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yii Ko), tokoh yang pernah melawan Belanda; Prof Dr M Sardjito, tokoh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)/Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Adapun di Aceh saat ini sudah ada 8 tokoh yang diangkat sebagai pahlawan nasional yaitu Sultan Iskandar Muda, Cut Mutia, Teuku Umar, Cut Nyak Dien, Teuku Nyak Arif, Teuku Muhammad Hasan, Tgk. Chik Di Tiro, dan Laksamana Malahayati. Berdasarkan hal itu, Tuanku Muhammad Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh mengusulkan agar ada lagi tokoh Aceh yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

“Kita akui bersama sebenarnya masih banyak tokoh Aceh yang bisa kita angkat sebagai pahlawan nasional. Sangat banyak pengorbanan rakyat Aceh dalam melawan penjajah Belanda dan Jepang serta yang berperan ketika Indonesia merdeka dan pasca kemerdekaan. Sehingga kedepan harus ada lagi tokoh Aceh yang layak diberikan penghargaan pahlawan nasional.” Kata Tuanku.

Untuk mengusulkan agar ada lagi tokoh Aceh yang menjadi pahlawan nasional butuh keseriusan dari pihak keluarga calon pahlawan dan juga bantuan pemerintah Aceh dalam membantu menyiapkan segala kebutuhan seperti data-data sejarah, menyelenggarakan seminar atau pertemuan, dan biaya-biaya lainnya. “Kedepan pemerintah Aceh harus mampu mendorong dan membantu agar ada tokoh Aceh lainnya yang ditetapkan sebagai pahlawan. Tanpa bantuan pemerintah sangat sulit cita-cita itu tercapai.” Usul Tuanku.

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here