Kadin Aceh bangun kerjasama investasi Aceh-Qatar

Penulis : Fauzan

0
145
ADS_Area

ACEHAKTUAL.COM I Banda Aceh – Ketua Kadih Aceh Mualem dan rombongan bertemu langsung dengan Ketua Kadin Qatar Farhan Al Sheikh Al Sayed di hotel Intercontinental Doha, tempat berlangsungnya  Indonesia Expo 2019. Senin. (18/11/2019).

Pertemuan yang semula direncanakan berlangsung singkat, namun karena kedua pihak serius dalam membicarakan hubungan Aceh-Qatar yang sudah berlangsung sejak akhir 90-an maka akhirnya berlangsung sampai satu setengah jam.

ADS_IMAGE

“Kami masyarakat Aceh sedang berbenah, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan kerajaan Qatar dalam masa emergency setelah tsunami maupun rekonstruksi. Alhamdulillah kami sudah 15 tahun damai, sekarang sedang berbenah diri, mempersamakan persepsi dan membangun rancangan pembangunan masa depan yang maju dan mampu berinteraksi secara global,”jelas Muzakkir Manaf diawal pertemuan tersebut.

Menurut  Muzakir Manaf atau Mualim, dalam pertemuan tersebut,  Aceh selaku bagian dari Negara Republik Indonesia, memiliki UU otonomi khusus dan tentunya memiliki otoritas yang lebih besar dalam menjalin hubungan perdagangan dan investasi global

“Maka, kami menawarkan pada pengusaha Qatar untuk melakukan investasi di Aceh, baik dalam sektor eksploitasi minyak dan gas, refineri migas, maupun perdagangan kopi dan refineri CPO supaya produksi sawit sudah dapat menghasilkan produk jadi di masa depan,”usulan Mualem kepada Syeikh Farhan.

Sementara itu, penguru Kadin lainnya, Suraiya IT, juga menambahkan bahwa setelah tsunami, Aceh telah mengirimkan generasi mudanya untuk belajar di universitas Internasional, salah satunya universitas Gorgetown di Doha.

“Kami ingin melanjutkan pembinaan generasi muda Aceh, supaya SDM Aceh kuat dan mampu berkontribusi dalam membangun Aceh maupun berkontribusi di perusahaan-perusahaan diseluruh dunia,”ucap Suraiya.

Dari apa yang disampaikan oleh Mualem dan Suraiya, Sheikh Farhan merespon sangat positif.

“Karena itu kami ingin membuka Qatar seluas-luasnya bagi warga Indonesia yang ingin berkunjung ke Qatar,ditandai dengan membebaskan pengurusan visa. Apalagi Aceh yang kami tahu 100 % muslim, kami senang untuk menjalin kerjasama. Kami tahu bahwa Aceh telah memberikan jasa diawal kami melakukan eksploitasi gas disini,” janji Sheikh Farhan.

Kemudian Sheikh Farhan menambahkan, pihaknya tertarik untuk menindaklanjuti kerjasama Aceh-Qatar, karena itu pihaknya akan menyampaikan kepada semua oleh pengusaha disini.

“Untuk sesegera mungkin kita tindak lanjuti, dan terpenting bagimana kita sesegera mungkin memulai perdagangan dan investasi antara Aceh-Indonesia dengan Qatar,” ujarnya.

Pihaknya tertarik dalam refineri migas maupun eksploitasi sumber migas baru. Begitu juga dengan perdagangan kopi, mareka ingin hadirkan kopi dari Aceh-Indonesia sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia di Qatar, supaya masyarakat Indonesia tidak home-sick.

Selanjutnya, mareka tertarik juga untuk refineri CPO, apalagi kalau produksi sawit tinggi di Aceh namun tidak ada refineri, kita bisa rebut pasar di Asia Selatan maupun Timur tengah tentunya.

Kemudian, Direktur Eksekutif Kadin Aceh, Juanda Djamal, mengusulkan supaya ada kesepakatan dan komitmen bersama, sehingga pembicaraan ini dapat langsung kita turunkan dalam rancangan aksi.

“Sheikh langsung menyetujui supaya pembicaraan ini diformalkan dan juga disampaikan ke media massa, supaya kerjasama kita bisa sesegera mungkin kita laksanakan, tentunya pertemuan positif ini dapat membawa kemajuan bagi Aceh” tutup Juanda Djamal.

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here