Kakanwil: Pemantauan Gerhana Matahari Kesempatan Majukan Pariwisata Simeulue

Penulis : Fauzan

0
95
(aceh.kemenag.go.id/Inmas Aceh)
ADS_Area

ACEHAKTUAL.COM I Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs HM Daud Pakeh memaparkan alasan dipilihnya Simeulue sebagai tempat pemantauan gerhana matahari cincin.

Salah satu alasannya adalah keinginan untuk memajukan pariwisata di Simeulue, mengingat potensi yang dimiliki Simeulue sangat luar biasa.

ADS_IMAGE

“Alasan pertama tentu karena dari 23 kabupaten/kota di Aceh, gerhana yang sempurna terjadi di Simeulue dan Singkil, tapi kita dari awal meminta agar dilakukan pemantauan di Simeulue, supaya Simeulue ini dihadiri banyak orang sehingga denyut ekonomi masyarakat juga meningkat,” ujar Kakanwil, Rabu (25/12) malam kepada wartawan. Sebagaimana di beritakan di https://aceh.kemenag.go.id/id/

Menurut Daud Pakeh agar kegiatan pemantauan gerhana matahari, Kamis, (26/12/2019). benar-benar dimanfaatkan oleh Pemkab Simeulue untuk memperkenalkan daerahnya, termasuk potensi yang dimiliki, tidak hanya dikenal lobster dan pariwisatanya.

“Kenapa pariwisata? Karena pariwisata ini bisa menggerakkan sektor lain, khususnya sektor yang berhubungan langsung dengan peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, tidak hanya observasi gerhana tahun ini, semenjak gubernur Aceh Zaini Abdullah dirinya juga pernah mengusulkan agar kegiatan-kegiatan provinsi seperti Hardikda dilakukan secara merata di seluruh kabupaten-kota di Aceh termasuk ke Simeulue. 

“Karena daerah seperti Simeulue ini butuh perhatian bersama, dan Kemenag serius menjadikan daerah ini sebagai binaan makanya kita fokus beberapa program disini, seperti program pembangunan pesantren,” ujarnya.

Ia juga mengakui sudah menyampaikan kegiatan pemantauan gerhana di Simeulue kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengingat pada hari sama juga ada kegiatan peringatan 15 tahun gempa dan tsunami yang dipusatkan di kabupaten Pidie.

“Saya menyampaikan kepada Bapak Plt Gubernur tentang kegiatan ini sekaligus minta izin tidak bisa menghadiri kegiatan peringatan 15 tahun gempa bumi dan tsunami di Pidie besok,” pungkasnya.

Berdasarkan data tim falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, gerhana matahari besok secara keseluruhan diperkirakan akan terjadi sekira pukul 10.08-13.56 WIB atau sekira 3 jam 45 menit 52 detik.

Untuk kawasan Simeulue, gerhana matahari akan dimulai 10.07.06 WIB. Sementara gerhana matahari cincin terjadi pada pukul 11.53.51 WIB. Puncak cincin pukul 11.55.20 WIB dan akhir cincin pukul 11.56.54 WIB dan akhir gerhana pukul 12.54.38 WIB.

Sementara di kawasan Aceh Singkil gerhana mulai terjadi pada pukul 10.10.25 WIB. Kemudian gerhana  cincin terjadi pukul 11.59.27 WIB, puncak cincin pada pukul 12.00.33 WIB, akhir cincin pada pukul 12.01.40 WIB dan akhir gerhana pada pukul 13.59.33 WIB.

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here