Apel Siaga Upaya Memperkuat Koordinasi

Penulis : Fauzan

0
56
Asisten Keistimewaan dan Pemerintahan Sekda Aceh, Dr. M. Jafar, SH, M.Hum memimpin Apel Siaga Gabungan dan Gelar Peralatan Penanggulangan bencana, di Lapangan Blang Padang, Kamis (30/1/2020). Foto : Humas Pemerintah Aceh
ADS_Area

ACEHAKTUAL.COM I Banda Aceh – Pemerintah Aceh melakukan Apel Siaga Gabungan dan Gelar Peralatan Penanggulangan bencana, di Lapangan Blang Padang, Kamis (30/1/2020). Apel tersebut di pimpin Asisten Bidang Pemerintahan dan Keistimewaan Sekda Aceh M Jafar

M. Jafar saat membaca sambutan tertulis Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah meminta perlunya koordinasi antar lembaga harus terus ditingkatkan dan diperkuat agar upaya penanggulangan bencana berjalan maksimal.

ADS_IMAGE

“Koordinasi antar lembaga mesti kita tingkatkan, sehingga misi penanggulangan bencana dapat berjalan dengan baik. Apel siaga yang kita gelar hari ini adalah bagian dari upaya untuk memperkuat koordinasi untuk bidang penanggulangan bencana di Aceh,” ujar M Jafar.

Selain itu, sambung Jafar, apel siaga juga menjadi wahana untuk menyegarkan pengetahuan tentang kebencanaan dan mempertajam pemetaan tehadap kawasan bencana, sehingga setiap individu menjadikan isu ini sebagai pengarusutamaan dalam setiap gerak pembangunan di Aceh.

Disebutkan, sepanjang tahun 2019, Badan Penanggulangan Bencana Aceh mencatat, setidaknya ada 797 kejadian bencana melanda daerah. Jumlah ini dua kali lebih banyak dibanding tahun 2018.

Jenis bencana yang paling sering adalah kebakaran pemukiman, banjir genangan, banjir luapan, tanah longsor, banjir bandang dan serangan angin puting beliung. Bahkan, meski dalam skala kecil gempa juga kerap terjadi. Total kerugian akibat bencana sepanjang tahun 2019 mencapai 168 miliar, dan mengakibatkan 6 orang korban meninggal dunia, serta lebih dari 11 ribu keluarga harus mengungsi.

“Tim kita sudah bekerja maksimal untuk mengurangi dampak bencana. Meski demikian, pekerjaan kita masih panjang. Kita tidak tahu bencana apa lagi yang akan mengancam di depan. Yang terpenting, kita harus terus berdo’a agar Aceh terhindar dari bencana,” imbau M Jafar.

Selain itu, Jafar juga mengingatkan agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dan terus mensosialisasikan upaya mitigasi bencana.

 “Seluruh tim dan relawan harus senantiasa siaga. Tidak boleh lalai, apalagi mengabaikan sistem koordinasi yang telah dibangun. Upaya untuk melatih diri terus dilakukan agar tim siap bekerja cepat dalam situasi darurat.”

Pada apel siaga ini, juga diselenggarakan gelar peralatan penanggulangan bencana yang dimiliki berbagai instansi dan lembaga terkait. Tujuan gelar peralatan ini, bukan hanya untuk mengecek fungsi dan kinerja alat, tetapi juga untuk membangun semangat dalam bekerjasama.

“Mudah-mudahan kegiatan hari ini semakin memperkuat komitmen kita untuk berbuat yang terbaik guna melindungi masyarakat dari segala ancaman bencana. Terimakasih atas partisipasi semua pihak pada kegiatan ini,” pungkas M Jafar.            

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here