Update Corona 8 April: ODP 1.304, PDP 58 dan 5 Positif di Aceh.

0
332
ADS_Area

ACEHAKTUAL.COM I Banda Aceh – Posko Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 mengupdate jumlah penyebaran virus corona di Aceh. Rabu. (8/4/2020) hingga Pkl. 15.00 wib berdasarkan laporan dari 23 kabupaten/kota.

Diketahui jumlah orang dalam pemantauan ( ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 bertambah, namun untuk pasien positif jumlahnya masih seperti sebelumnya.

ADS_IMAGE

Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, atau SAG, mengatakan, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Aceh per hari ini jumlahnya 1.304 orang (kasus).

“Ada penambahan sebanyak 22 kasus dibandingkan kemarin, 1.282 kasus. Jumlah ODP yang telah selesai proses pemantauannya sebanyak 638 kasus, masih dalam proses pemantauan sebanyak 666 kasus,” jelasnya.

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), menurut SAG, per hari ini sebanyak 58 kasus, bertambah 1 kasus dibandingkan kemarin, 57 kasus. Dari jumlah itu, 50 orang sudah sehat dan pulang, 6 pasien masih dirawat di rumah sakit rujukan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, termasuk 1 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, di RSUDZA Banda Aceh.

“Pasien yang sudah pulang, baik yang PDP maupun yang Positif Covid-19 dan sudah bebas dari virus corona, tetap harus istirahat di rumah hingga sembuh sempurna,” ujar SAG.

Anjuran

Lebih lanjut SAG menyampaikan anjuran kepada masyarakat agar tetap disiplin menjalankan upaya-upaya pencegahan yang telah dihimbau Pemerintah Aceh dan Forkopimda Aceh, seperti menjaga jarak fisik dengan setiap orang (physical distancing), dan tidak berkumpul di tempat-tempat umum (social distancing).

 

Ia mengatakan, jumlah ODP terus bertambah di Aceh, namun jangan memberikan stigma/cap buruk kepada mereka. Setiap orang berpotensi menjadi ODP dan bahkan PDP.

Masyarakat wajib mendorong ODP untuk berobat ke Puskesmas terdekat, mendukung isolasi mandiri yang harus dijalankan selama 14 hari, dan tetap menjaga jarak, namun tidak menjauhinya, kata SAG.

Apabila mengucilkan ODP, lanjutnya, ada kemungkinan mereka menutup diri, bersembunyi di kamar, dan enggan berobat karena malu. Akibatnya, ia berpotensi terjadi sumber penularan berantai mulai dari keluarganya, tetangganya, dan masyarakat sekitarnya.

“Jangan kita padang negatif orang sakit, tapi membantunya berobat dan terus berdoa meminta perlindungan dari Allah SWT” tutup SAG.

 

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here