Malaysia Lockdown, 163 WNI Keluar Lewat Dumai dan Diantar ke Kampung Halaman

0
252
WNI dari Malaysia. © 2020 Merdeka.com
ADS_Area

Jakarta – Sebanyak 163 WNI asal Malaysia yang diberangkatkan dari Pelabuhan Dickson, Malaka tiba di Kota Dumai, Riau, Rabu (22/4). Para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk Riau.

Kepulangan para WNI ini terkait desakan Pemerintah Malaysia untuk imigran yang memiliki visa melancong untuk segera meninggalkan Negeri Jiran, dapatkan kebijakan penguncian imbas Virus Corona yang diambil pemerintah lokal.

ADS_IMAGE

Para WNI yang bekerja di Malaysia yang pulang ke tanah air tetapi harus pergi prosedur standar penanganan Covid-19. Yakni, aturan bagi warga negara Yang dimaksudkan dari daerah pandemi, seperti pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan.

Koordinator Harian Pemulihan WNI Tujuan Luar Riau, dari Balai Penyelenggara Transportasi Darat Wilayah IV Provinsi Riau Provinsi kepulauan Riau (BPTD IV Riau-Kepri), Efrimon mengatakan, setelah melakukan proses pemeriksaan, WNI akan dibagikan sesuai dengan tujuan yang diinginkan.

“Semua WNI telah kami distribusikan menurut daerah tujuan mereka, ada yang ke Sumut, Sumbar, Jambi, Lampung dan Jawa Timur,” katanya.

Sementara itu untuk para WNI tujuan di daerah Riau diatur oleh petugas dari Dinas Perhubungan Provinsi Riau dan Dinas Perhubungan Kota Dumai.

Pemulangan WNI ini mengundang Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Dumai, Dinas Kesehatan Dumai, Imigrasi Dumai, Pelindo I DUmai, KPLP, KSOP, Dinas Perhubungan Provinsi Riau dan Kota Dumai serta BPTD IV Riau-Kepri.

“Alhamdulillah, hari ini proses pemulangan berjalan dengan lancar, senang sekali bisa membantu saudara-saudara kita devisa kembali ke kampung halamannya,” tutur Efrimon.

Rincian distribusi para WNI berikut ini, sebanyak 14 orang WNI tujuan Riau, 95 orang WNI menuju Sumbar, 28 orang WNI menuju Sumut, 18 orang ke Jambi, 2 orang ke Lampung.

Bagi seluruh penumpang tujuan luar Provinsi Riau telah memberangkatkan Tim BPTD IV dengan menggunakan empat unit bus yang disediakan BPTD IV, menuju kampung halaman masing-masing.

“Semuanya kita miliki di kampung halaman masing-masing, dengan catatan kami menjamin semuanya untuk melakukan isolasi mandiri di tempat tujuan,” kata Efrimon. (Merdeka.com)

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here