Absen Sidang Paripurna Berujung Usulan Interpelasi Plt Gubernur Aceh

0
305
Foto: Ilustrasi DPR Aceh (Agus Setyadi-detikcom)
ADS_Area

Banda Aceh – Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dua kali tidak hadir dalam sidang paripurna DPR Aceh. Ketidakhadiran Nova berujung pada usulan interpelasi oleh sejumlah anggota Dewan.

Sidang paripurna terkait ‘pertanggungjawaban pelaksanaan APBA tahun 2019’ seharusnya digelar DPR Aceh pada Senin (31/8). Karena Nova tidak hadir, sidang ditunda menjadi Selasa (1/9/2020). Namun, Nova kembali tidak hadir. Sejumlah anggota Dewan kemudian menyampaikan unek-unek mereka saat menginterupsi persidangan.

ADS_IMAGE

Ketua Komisi II DPR Aceh Irpannusir menyarankan anggota DPR Aceh melakukan lobi-lobi sehingga Nova menghadiri persidangan. Bila hal itu juga tidak berhasil, katanya, ada opsi menggunakan hak interpelasi hingga pemakzulan.

“Tapi kalau tidak (berhasil lobi-lobi), opsi yang terakhir seperti yang disampaikan oleh Iskandar. Secara konstitusi kita akan melakukan interpelasi. Bila perlu, kita gulingkan gubernur itu di dalam ruang ini. Jangan pernah takut,” kata politikus PAN ini.

Sejauh ini, ada 55 anggota DPR Aceh sudah meneken usulan hak interpelasi terhadap Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Usulan tersebut kini diserahkan ke pimpinan fraksi.

“Kami rencana tadi jam 10.00 WIB akan kami serahkan usulan interpelasi ke Ketua DPR Aceh. Tapi karena ada rapat fraksi sehingga kami tunda. Kami tunggu hasil rapat pimpinan fraksi,” kata anggota DPR Aceh Iskandar Usman Alfarlaky kepada wartawan, Senin (7/9).

Menurutnya, berkas usulan interpelasi sudah diserahkan oleh para inisiator ke pimpinan fraksi. Ada lima inisiator yaitu Iskandar dari Partai Aceh, M Fahlevi Kirani dari Partai Nanggroe Aceh (PNA), Ipannusir dari PAN, Muslem Syamsuddin dari Partai SIRA, serta Tarmizi dari Partai Aceh.

Iskandar menyebutkan berkas usulan tersebut diteken oleh enam fraksi dari sembilan fraksi di DPR Aceh. Fraksi yang tidak mendukung adalah Fraksi Demokrat, Fraksi PPP, serta Fraksi PKB-Partai Daerah Aceh (PDA).

Namun, draf usulan interpelasi batal diserahkan ke pimpinan DPRA karena masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki oleh pimpinan lintas fraksi. Di antaranya terkait pertanyaan yang bakal ditanyakan ke Nova serta hal lainnya

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan Nova tidak hadir dalam sidang paripurna yang digelar pada Senin (31/8) karena ada agenda kerja lain yang harus diikuti pada waktu bersamaan dan sudah disiapkan jauh hari. Iswanto menyebut Nova bukan sengaja tidak menghadiri sidang.

“Ketidakhadiran Pak Plt pada sidang Senin kemarin bukan suatu yang disengaja, apalagi dengan maksud melecehkan lembaga DPRA. Pak Plt selalu memposisikan DPRA sebagai lembaga perwakilan rakyat dan mitra kerja yang sangat beliau hargai,” kata Iswanto, Rabu (2/9).
Menurut Iswanto, Nova mempunyai sejumlah agenda pada saat sidang berlangsung, di antaranya melantik manajemen baru Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) untuk periode kerja tahun 2020-2025. Pelantikan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus Corona.

“Pelantikan manajemen BPKS memang sudah sangat urgen dalam upaya mempercepat perputaran roda ekonomi BPKS untuk mengejar realisasi anggaran tahun 2020 yang masih 30 persen,” jelas Iswanto.(detik.com)

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here