Mahasiswi Fakultas Hukum Ini Harumkan Nama Unsyiah Pada Tingkat Nasional

0
24
ADS_Area

ACEHAKTUAL.COM | Banda Aceh,- Raudhatul Jannah, Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, berhasil mengharumkan nama kampud di tingkat nasional. Dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Beprestasi (Pilmapres), Wanita yang kerap disapa Raudha ini berhasil masuk babak final. Dia meraih peringkat 9 dari 20 mahasiswa program sarjana yang berasal dari seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor III Unsyiah Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC, Senin (14/9/2020) di Banda Aceh. Ia mengatakan, dirinya merasa sangat bersyukur atas pencapaian yang diraih Raudha sebagai mahasiswa prestasi tingkat nasional.

ADS_IMAGE

Dulu ajang bergengsi ini adalah Mahasiswa Teladan. Semenjak berganti dengan istilah PILMAPRES, mahasiswa Unsyiah belum pernah muncul dalam ajang ini di tingkat nasional. Oleh sebab itu, Alfian menilai, keberhasilan kali ini adalah sebuah kebanggaan bagi Unsyiah.

Keberhasilan ini, tambah Alfiansyah, mampu menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa Unsyiah lainnya untuk terus berprestasi di tingkat nasional. “Sejak perubahan menjadi mahasiswa berprestasi, baru ini kita bisa masuk final. Bisa mendududuki posisi sembilan, jadi ini prestasi yang patut disyukuri. Terutama Unsyiah, yang telah lama merindukan prestasi-prestasi seperti ini,” ucap Alfiansyah.

Sementara itu Ketua Pembina Kegiatan Kemahasiswaan Dr. Marwan, S. Si, M.T., IPM menjelaskan, keberhasilan Raudhatul jannah masuk ke babak final Pilmapres merupakan capaian yang luar biasa serta patut diapresiasi.

Dia telah melewati proses yang panjang hingga berhasil di tahap ini. Jadi ini keberhasilan yang patut kita apresiasi,” ucap Marwan. Pemilihan mahasiswa berprestasi adalah kompetisi yang sangat bergengsi di lingkungan mahasiswa. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan kebudayaan.

Seleksi dilaksanakan secara bertahap, di mulai dari tahap universitas, wilayah, dan nasional. Setiap peserta harus mengikuti beberapa tahapan penilaian sebelum sampai di tingkat nasional, yaitu mulai dari capaian prestasi selama aktif sebagai mahasiswa di perguruan tingginya. Mahasiwa juga mengikuti seleksi bahasa Inggris, dengan tujuan untuk melihat sejauh mana kemampuan bahasa Inggris dari peserta.

“Hal ini sudah pasti harus dipenuhi oleh peserta, dikarenakan mahasiswa berprestasi memang dituntut untuk bisa berbahasa asing,” ucap Marwan. Setelah lolos tahap ini, selanjutnya peserta diwajibkan untuk mengirimkan Gagasan Kreatif ilmiah. Pada tahapan ini, Raudha mengusulkan gagasannya dengan judul “Sistem Layanan Konsultasi Online di Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Unsyiah untuk Mendekatkan Layanan kepada Masyarakat Korban Kekerasan Seksual di Provinsi Aceh”, sebut Marwan.

“Dari hasil penilaian tahap tersebut, Raudha dinyatakan lolos ke babak final mewakili Provinsi Aceh untuk bersaing di tingkat nasional,” Marwan menambahkan.

Raudha dinilai dalam beberapa katagori di antarannya penilaian presentasi bahasa Inggris, penilaian kerja sama tim atau FGD, validasi capaian prestasi atau wawancara/presentasi dari capaian prestasi yang diraih oleh mahasiswa bersangkutan, dan terakhir penilaian presentasi gagasan kreatif yang diusulkan.

Semoga prestasi Raudha ini bisa memotivasi mahasiswa Unsyiah lainnya, sehingga bisa mengharumkan nama Unsyiah dan Aceh khususnya di tingkat nasional,” sebut Marwan penuh harap.

ADS_IMAGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here