Komisi VI DPR Aceh di Terima Wakil Gubernur Prov. D. I Yogyakarta Terkait Budaya daerah

BANDA ACEH – Komisi VI DPR Aceh melakukan kunjungan kerja ke Provinsi D.I Yogyakarta terkait dengan pendalaman materi Rancangan Qanun Aceh tentang Bahasa Aceh, Selasa (29/3/2022)

Kedatangan Tim Komisi VI di Komplek Kepatihan Danurejan Jogyakarta, langsung di terima oleh Wakil Gubernur Prov. D. I Yogyakarta, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Paku Alam X.

Sedangkan Tim Komisi VI DPR Aceh hadir, Tgk. H. Irawan Abdullah, S.Ag, Mawardi M, SE, TR. keumangan, SH.MH, Ilham Akbar, ST, Hj. Nurlelawati, S. Ag. M. Si dan H. jauhari Amin, SH. MH dan di dampingi oleh Staf Komisi VI DPR Aceh

Tim Komisi V di pimpjn langsung Tgk. H. Irawan Abdullah, S.Ag, melaporkan, peretemuan tersebut wakil Gubernur di dampingi Kepala Balai Bahasa, Biro Hukum, Dinas Pendidikan, dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata Yogyakarta.

“Banyak hal yang kami dapat dalam kontek keistimewaan Jogja, penguatan budaya hampir dalam di semua sektor kehidupan masyarakat, khusus bahasa Jawa wajib di ajarkan 2 jam dalam seminggu dari tingkat SD s.d SMA, ada hari berbaju budaya setiap 35 hari sekali. Para petugas wisata harus memakai baju/batik Jawa,” ujar Irawan.

Menurut Irawan, paska Perda No 2 tahun 2021 tentang Bahasa yang merupakan inisiatif DPRD, maka jangan heran kalau di jogja dibandara, stasiun kereta pasti menggunakan bahasa Jawa dalam memberikan pengumuman, bahkan mareka juga mengadakan kongres bahasa Jawa setiap 5 tahun sekali.

“Banyak lagi catatan yang tak sempat terekam dalam status FB seserhana ini.

Bagaimana dengan “bahasa Aceh”?, mari kita berupaya memulai niat mulia ini supaya dapat  menjaga bahasa Aceh yang merupakan khazanah peninggalan indatu kita,”demikian Irawan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here