Komisi IV DPRK Banda Aceh Temukan Dana Nakes Belum Di Bayar RSUD Meuraxa

Foto Ketua Komisi IV Tati Meutia Asmara memimpin rapat Komisi IV dengan mitra kerja Rumah Sakit Umum Meuraxa membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Banda Aceh tahun anggaran 2021 di ruang rapat Banggar DPRK, Kamis (21/4/2022)./Humas DPRK Banda Aceh

BANDA ACEH – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh mengungkapkan masih ada dana nakes dari bulan April hingga Oktober 2021 yang belum dibayarkan.

Untuk itu pihaknya mendorong agar anggaran sebesar Rp8,2 miliiar harus diprioritaskan pembayarannya.

Hal tersebut terungkap dalam rapat Komisi IV dengan mitra komisi untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Banda Aceh Tahun 2021. Rapat berlangsung selama dua hari pada Kamis -Jumat (21-22/4/2022).

“Keterangan dari manajemen, adanya piutang dari Kemenkes sebanyak Rp47 miliar, mudah-mudahan bisa membantu menyelesaikan pembayaran honor nakes,” ujar Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Tati Meutia Asmara.

“Mohon doanya semua, harapan kita semoga nakes yang menangani Covid-19 pembayaran honornya bisa ditangani,” pungkas politisi PKS ini.

Selain itu Politisi PKS Banda Aceh ini, pihaknya mendorong Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa agar merealisasikan pencapaian target keuangannya yang ditargetkan sebesar Rp77 miliar di tahun 2021.

“Kita sudah menyampaikan ke pihak manajemen rumah sakit untuk pengkajian mendalam terhadap pencapaian target. Artinya, target dan pencapaian jangan terlalu jauh,” katanya.

Tati berharap, dengan kondisi pola penganggaran tahun 2020 dan tahun 2021 yang tidak sesuai dengan harapan bisa dilakukan pengkajian yang mendalam.

Tati juga mengatakan, pihaknya juga mendorong RSUD Meuraxa agar benar-benar memperhatikan kesejehateraan tenaga kesehatan (nakes). Apalagi nakes yang menangani Covid-19 di tahun 2021.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here